Peristiwa

Banjir di Dompu telan korban, jenazah ditemukan setelah 20 jam kejadian

Avatar photo
×

Banjir di Dompu telan korban, jenazah ditemukan setelah 20 jam kejadian

Sebarkan artikel ini
Img 20250121 Wa0002
📷 Tim gabungan membawa jenazah korban terseret banjir ke rumah duka. (Ddn).

Tim gabungan dari BPBD Dompu, Nusa Tenggara Barat dan Basarnas Pos Bima dibantu, berhasil menemukan korban terseret banjir, Selasa (21/01/2025) sekira pukul 12 WITA.

Korban ditemukan tersangkut di ranting-ranting bambu yang berada di aliran sungai sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah duka.

Syamsudin (54), warga Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, ditemukan sudah tak bernyawa setelah 20 jam kejadian.

Pelaksana tugas kepala BPBD Dompu, Yani Hartono menyebutkan, pencarian korban sempat dihentikan karena sulitnya medan, minimnya penerangan, serta hujan yang masih turun.

“Alhamdulillah korban sudah kami dapatkan, dan langsung dibawa ke rumahnya,” kata Wan Muhtajun, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu.

Baca Juga  Pria diduga gantung diri ditemukan oleh ibunya di kamar

Dia menjelaskan, korban dilaporkan hilang pada Senin (20/01/2025) sekira pukul 4 sore. Almarhum diduga terseret banjir ketika ingin menyelamatkan kuda miliknya yang terbawa banjir.

Awalnya, pada siang pukul 13.30 WITA hingga sore, hujan mengguyur Kecamatan Dompu dan Pajo, menyebabkan aliran sungai meluap hingga menyeret kuda milik korban. Dia langsung turun ke sungai untuk menyelamatkannya. Akibat arus deraa, korban ikut terseret dan hilang.

Peristiwa itu diketahui setelah pihaknya mendapat laporan warga. Bahwa korban sejak pagi mengikat ternaknya di tanah lapang yang tak jauh dari sungai tempat kejadian.

Lanjut Wan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan pencarian bersama TNI/Polri dan warga guna menyisir aliran sungai.

Baca Juga  Padolo Motor kemalingan, pelaku diduga orang dalam