Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (06/09) rencananya akan menggelar Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub), bertempat di gedung Dharma Wanita, Dompu.
Muskablub akan memilih ketua dan pengurus yang baru periode 2025-2029.
Mereka akan dipilih oleh stable atau klub yang memiliki hak suara. Stable dimaksud harus diakui oleh Pengkab Pordasi Kabupaten Dompu.
Diketahui, ada 9 stable di Dompu yaitu Zio Stable, Mercy, Montana, Sayap, ST, Aloha, DA, Farel, dan NS Stable.
Dalam muskablub kali ini, terdapat 10 pemilik suara, yaitu 9 stable dan satu suara dari pengurus kabupaten Pordasi Dompu.
Pemilihan ketua Kabupaten Dompu organisasi yang resmi didirikan pada 6 Juni 1966 ini dipastikan seru karena hanya diikuti oleh dua kandidat. Dediansyah dan Abdul Haris akan bertarung sengit memperebutkan kursi panas ketua Pordasi Dompu.
Bahkan, persaingan Dedi dan Haris semakin mendidih mengingat keduanya berada dalam satu gerbong saat pilkada 2024 lalu. Mereka termasuk tim pemenangan pasangan Bupati dan Wabup Dompu, Bambang Firdaus – Syirajuddin, dan sukses.
Sebagai petarung, Dedi percaya diri akan menakhodai Pordasi Nggahi Rawi Pahu. Dia mengklaim sudah mengantongi dukungan suara mayoritas sehingga akan memenangkan kontestasi.
“Saya pastikan meraup 6 suara dari 10 pemilik suara sah,” imbuhnya, Jum’at (05/09).
Enam suara tersebut sambung Dedi, berasal dari stable-stable yang ada.
Saking optimisnya, Dedi tak segan menyebut 6 stable yang mendukung dia, yaitu Zio Stable, Sayap, Aloha, Farel, DA Stable, dan NS Stable.
“Enam stable sudah terbungkus rapi, dan aman,” yakin Jujur Prakoso, promotor Dediansyah.





