Sorotan

Diduga kualitas rendah, bangunan RTH Karijawa 2 miliar rusak

Avatar photo
×

Diduga kualitas rendah, bangunan RTH Karijawa 2 miliar rusak

Sebarkan artikel ini
📷 Bagian sisi bangunan di menara Nggusu Waru RTH Karijawa terlihat sudah rusak. (Dn).

Proyek RTH di Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu selesai dikerjakan per 31 Desember 2024. Walau sudah berusia 7 bulan, akan tetapi masyarakat belum juga merasakan asas manfaatnya.

Warga Dompu, Jujur Prakoso menyoroti kondisinya saat ini yang memprihatinkan. Area RTH yang seharusnya bersih, nyaman, adem, dan asri namun terlihat kumuh, terbengkalai, sampah berserakan, dan terkadang dipakai sebagai tempat jemuran pakaian oleh warga.

Kemudian, lantai tempat dimana tiang baja menara ‘Nggusu Waru’ berdiri sudah rusak akibat mengalami keretakan. Juga dinding bangunan menara di beberapa sisi mengalami hal serupa. Diduga kualitas pekerjaan rendah.

Katanya, jika kerusakan itu terus dibiarkan, maka kondisinya akan semakin parah. Dengan kondisi lantai dan bangunan penyanggah tiang mengalami keretakan dikhawatirkan menara akan roboh.

Baca Juga  Upacara Peringatan Detik detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-78 Kabupaten Dompu

Jujur pun menyentil soal besaran nilai proyek. Wajar saja jika ada oknum pejabat malah mentertawakan tampang bangunan proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa karena nilainya fantastis, Rp2.030.775.160, yang bersumber dari APBD Dompu.

“Apalagi publik yang menyorotinya, anggaran proyek besar tetapi kondisinya hanya seperti itu,” ucap dia, Jum’at (01/08).

Dia mengungkapkan, bahkan orang di Kejaksaan pun sangat heran melihat hasil proyek 2 miliar lebih tersebut.

Jadi, tidak heran kalau Kejaksaan Dompu, sedang mengusut unsur pidananya. Mereka sudah mulai mengumpulkan bahan keterangan dan turun ke lokasi proyek.

Menanggapi kondisi bangunan RTH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jufri mengatakan retaknya bangunan di tower Nggusu Waru disebabkan oleh faktor alam.

Baca Juga  Pengantar nota keuangan RAPBD Kabupaten Dompu T.A 2024

Dijelaskan, akibat kondisi cuaca di Dompu yang panas, membuat bangunan mengalami keretakan di beberapa titik.

“Saya sudah minta rekanan untuk memperbaikinya. Dan akan dikerjakan dalam waktu dekat,” tandasnya, dikutip dari RRI.co.id.